Beranda » Kapal Nelayan Tanpa Nama di Hentikan Personil Satpolair Polres Tanjungbalai Saat Lakukan Patroli Perairan Guna Pemeriksaan

Kapal Nelayan Tanpa Nama di Hentikan Personil Satpolair Polres Tanjungbalai Saat Lakukan Patroli Perairan Guna Pemeriksaan

 

gardanasionalnews.com – Tanjungbalai, Sumut.

Personil Satpolair Polres Tanjungbalai melaksanakan patroli perairan secara rutin dan berhasil menghentikan kapal nelayan tanpa nama guna kepentingan pemeriksaan. Patroli yang dilaksanakan pada Hari Senin Tanggal 12 September 2022, sekitar Pukul 00.19 Wib di wilayah hukum Polres Tanjungbalai.

Patroli yang dilaksanakan bertujuan untuk melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal yang diduga membawa Pekerja Imigran Ilegal (PMI), barang ilegal yang dilarang keluar atau masuk melalui perairan Tanjungbalai, ilegal fishing, PMI yang keluar atau masuk dengan cara menumpang di kapal, barang-barang ilegal lainnya seperti ballpress dan narkoba serta penyalahgunaan atau menimbun Bahan Bakar Minyak (BBM),” Katanya.

“Selain itu patroli juga berguna untuk menjaga keselamatan berlayar para nelayan, agar sebelum berangkat melaut terlebih dahulu melakukan pemeriksaan seperti periksa mesin, melengkapi dan membawa dokumen kapal, melengkapi dan membawa alat-alat keselamatan berlayar seperti jaket pelampung, ring boy, apar dan kotak P3K.

Baca Juga :  35 Saksi dari Internal Maupun Eksternal Telah Diperiksa Dalam Kasus Kanjuruhan

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi SIK. MM, melalui Kasatpolair Polres Tanjungbalai AKP T. Sianturi mengatakan “Pada Hari Senin Tanggal 12 September 2022, sekitar Pukul 00.19 Wib, kapal Patroli II – 1023
Satpolairud Polres Tanjungbalai yang diawaki team regu II yaitu Aiptu Holid dan Aipda S. Butar-butar melakukan pengejaran terhadap Satu unit kapal yang datang dari laut tujuan Tanjungbalai, diposisi atau koordinat N = 2° 59′ 52,602″ E = 99° 48″ 56,766″, kapal tersebut dapat dihentikan,” Katanya.

“Hasil pemeriksaan terhadap kapal nelayan tanpa nama dan tanda selar tersebut, kapal itu juga tidak memiliki dukungan lengkap yang dinakhodai oleh Zulfikar. Selanjutnya kepada nahkoda diberikan himbauan dan arahan agar mengurus atau melengkapi dokumen kapalnya, memeriksa body dan mesin kapal sebelum berangkat ke laut, agar selalu waspada dan menjaga keselamatan berlayar dan berkerja di laut,” Tambah Kasat.

Baca Juga :  KOTA TEBING TINGGI KEMBALI TERIMA PENGHARGAAN TP2DD KOTA TERBAIK I WILAYAH SUMATERA DARI MENKO PEREKONOMIAN

” Kapal yang berpenumpang sebanyak Empat orang tersebut bermuatan fiber berisi ikan dan selanjutnya kapal tersebut dipersilahkan melanjutkan kembali perjalanan nya ke Tanjungbalai karena tidak ada di temukan barang-barang yang ilegal atau yang melanggar hukum,” Uca AKP T. Sianturi mengakhiri.

(D.silalahi)

Tinggalkan Balasan